Kajian Awal Evaluasi Kesesuaian Fungsi Nasional dengan Desk Study

Sumber daya alam hayati dan ekosistemnya merupakan bagian terpenting dari sumber daya alam yang terdiri dari alam hewani, alam nabati ataupun berupa fenomena alam, baik secara masing-masing maupun bersama-sama mempunyai fungsi dan manfaat sebagai unsur pembentuk lingkungan hidup, yang kehadirannya tidak dapat diganti. Mengingat sifatnya yang tidak dapat diganti dan mempunyai kedudukan serta peranan penting bagi kehidupan manusia, maka upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya adalah menjadi kewajiban mutlak dari tiap generasi.

Kerusakan atau kepunahan salah satu unsur sumber daya alam hayati dan ekosistemnya akan mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat yang tidak dapat dinilai dengan materi, sedangkan pemulihannya kepada keadaan semula tidak mungkin lagi.

Oleh karena sifatnya yang luas dan menyangkut kepentingan masyarakat secara keseluruhan, maka upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya merupakan tanggung jawab dan kewajiban Pemerintah serta masyarakat. (lebih…)

Identifikasi Analisis Areal (Mikro)

Menurunnya potensi hutan alam, menyebabkan kesinambungan pasokan bahan baku produk kehutanan yang berbasis bahan baku kayu hanya dapat dipenuhi melalui pembangunan hutan tanaman. Indonesia mempunyai keunggulan komparatif dalam pengembangan hutan tanaman pendukung industri berbasis bahan baku kayu, diantaranya iklim tropika basah memung­kinkan pertumbuhan tanaman yang cepat, ketersediaan lahan tidak produktif yang luas dan segera memerlukan rehabilitasi dan ketersediaan tenaga kerja.  Dengan demikian, pengembangan industri berbasis bahan baku yang didukung oleh hutan tanaman yang sehat sangat relevan untuk dilakukan.

Ket : Lokasi Titik Pengambilan Sampel

Dengan pembangunan hutan tanaman, kebutuhan bahan baku untuk industri dapat dipenuhi secara berkesinambungan ser­ta kualitas lingkungan hidup dan sosial dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Pengelolaan sumber kekayaan alam berupa hutan merupakan bagian integral dari Pembangunan Nasional yang berwawasan lingkungan, sehingga hutan perlu dikelola dengan sebaik-baiknya agar memberi­kan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat pada umumnya dengan menjaga kelangsungan fungsi dan kemampuannya dalam melestarikan lingkungan hidup. PT Rencong Pulp and Paper Industry adalah salah satu perusahaan pemegang IUPHHK-HTI Dalam Hutan Tanaman yang memperoleh ijin.

Tujuan pelaksanaan kegiatan identifikasi analisis areal (mikro) adalah sebagai berikut :

  1. Mengidentifikasi areal hutan (hutan alam dan non hutan alam) yang harus dipertahankan, dijaga, dilindungi dan/atau dibina sebagai hutan produksi alam, dan/atau kawasan lindung sebagai areal hutan produksi alam yang berfungsi sebagai kawasan lindung.
  2. Mengidentifikasi areal hutan alam yang harus dipertahankan.
  3. Mengidentifikasi areal hutan (hutan alam dan non hutan alam) yang dapat dikembangkan untuk kegiatan pembangunan hutan tanaman yang meliputi areal untuk pengembangan tanaman pokok, pengembangan tanaman kehidupan dan untuk pembangunan sarana dan prasarana, dengan sistem silvikultur THPB.