APP OKI Penuhi Kewajiban Inventarisasi Karakteristik Ekosistem Gambut

Perusahaan HTI grup Asian Pulp & Paper (APP) yang berlokasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir telah menyelesaikan kegiatan Inventarisasi Karakteristik Ekosistem Gambut pada Bulan November 2020 lalu . Bekerjasama dengan PT Ayamaru Baktipertiwi, ketiga perusahaan APP group yaitu PT Bumi Mekar Hijau (PT BMH), PT Bumi Andalas Permai (PT BAP), dan PT Sebangun Bumi Andalas Wood Industries (PT SBA WI) melakukan survei gambut skala 1:50.000.   Adapun tujuan kegiatan Inventarisasi Karakteristik Ekosistem Gambut ini, yaitu: (1) Melakukan inventarisasi karakteristik ekosistem gambut dan (2) membuat peta tematik karakteristik ekosistem gambut. Teknis pelaksanaan survei berpedoman pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan P.14/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2017 dan Peraturan Dirjen PPKL No. P.1/PPKL/PKL/PKG/PKL.0/1/2019.

Ket : Tim Survey dan Tenaga Lapangan

Pengamatan dilaksanakan dengan metode grid dengan jalur transek. Transek adalah rute jalur pengamatan baik secara membujur maupun melintang dengan memperhatikan pola jaringan hidrologi dan relief permukaan lahan, yang digunakan dalam pengambilan sampel di lapangan. Transek membujur dibuat dengan kriteria jarak antar transek 2 kilometer, jarak pengamatan antar titik 500 meter dan sejajar dengan aliran sungai utama. Transek melintang dibuat dengan kriteria: jarak antar transek 3 kilometer, jarak pengamatan antar titik 1000 meter dan tegak lurus dengan aliran sungai utama.

Ket : Basecamp Survey Utama

Survei dilakukan pada awal bulan Oktober hingga pertengahan November 2020 selama ±45 hari. Surveyor yang diturun ke lapangan sejumlah 25 orang. jumlah titik yang dilakukan pengamatan sebanyak 6.152 titik, terbagi ke dalam: 2.338 titik pada PT BMH, 2.216 titik pada PT BAP, dan 1.598 titik pada PT SBA. Karakteristik ekosistem gambut yang diamati antara lain: kedalaman gambut, Kematangan gambut, kualitas air tanah, kualitas air saluran, karakteristik substratum, elevasi, tutupan lahan, kedalaman air tanah, indikasi pirit dan bobot isi tanah. Output dari kegiatan ini antara lain: database karakteristik ekosistem gambut, peta tematik karakteristik ekosistem gambut, buku laporan, ringkasan eksekutif, tallysheet cetak dan data spasial. Akses menuju titik hampir keselurahan sudah terbuka, kecuali areal kawasan lindung. Selain itu, kanal yang terdapat di areal kerja cukup lebar dan dalam serta adanya potensi gangguan hewan buas yaitu buaya.

Ket : Aksesibilitas Menuju Titik Pengamatan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *